Jangan Memaksakan Diri Ketika Mengemudi Astra Infra Pentingkan Istirahat Rutin Ketika Tubuh Mencapai Batas

AIT


Megatrend-  Pada H-3 perayaan tahun baru, secara total, sejumlah 290.452 kendaraan melintasi ruas tol Tangerang–Merak, Cikopo–Palimanan, dan Jombang–Mojokerto pada 29 Desember 2025. Di ruas tol ASTRA Infra Banten yakni  Toll Road Tangerang—Merak mencatat sekitar 170 ribu kendaraan melintas, meningkat sekitar 6,3% dari lalu lintas harian normal, dan meningkat sekitar 18,5% dari periode Nataru tahun sebelumnya.

Sementara itu, di kawasan Jawa Barat yakni ASTRA Infra Toll Road Cikopo–Palimanan terpantau sekitar 80 ribu kendaraan melintas, meningkat sekitar 51% dari lalu lintas harian normal, dan menurun sekitar 21% dari periode Nataru tahun sebelumnya. Pada bagian timur pulau Jawa tepatnya di ASTRA Infra Toll Road Jombang—Mojokerto terpantau sekitar 39 ribu kendaraan melintas, meningkat sekitar 43% dari lalu lintas harian normal, dan menurun sekitar 24% dari periode Nataru tahun sebelumnya.

Mencapai tujuan adalah harapan dalam setiap perjalanan, namun mencapai tujuan dengan selamat menjadi hal yang paling utama. Dalam perjalanan jarak jauh, masih banyak pengendara yang memaksakan diri untuk terus tancap gas demi segera tiba di tujuan, meskipun kondisi tubuh sudah lelah dan membutuhkan istirahat. Padahal, kelelahan menjadi salah satu faktor utama penyebab kecelakaan di jalan tol akibat pengemudi mengabaikan tanda-tanda kelelahan.

Menurut Sony Susmana, Senior Instructor Safety Defensive Driving Consultant Indonesia, kemampuan pengemudi dalam mempertahankan kondisi fisik dan fokus dipengaruhi oleh berbagai faktor, antara lain kualitas tidur sebelum perjalanan, kebiasaan beristirahat secara berkala di sela perjalanan, kondisi kesehatan pengemudi, asupan makanan, usia, hingga kenyamanan dan kebersihan kabin kendaraan serta suasana berkendara.

“Pada umumnya, pengemudi akan mengalami penurunan kondisi fisik dan fokus setelah 3–4 jam berkendara. Tubuh sebenarnya sudah mengirimkan sinyal, seperti mata terasa perih atau berat, sering menguap, pegal pada anggota tubuh, hingga menurunnya kemampuan otak untuk berkonsentrasi,” jelas Sony. Ia menekankan pentingnya pengemudi untuk segera mengambil keputusan untuk beristirahat di rest area terdekat ketika tanda-tanda tersebut sudah muncul. Pengemudi tidak disarankan menunggu hingga benar-benar mengantuk, karena pada kondisi tersebut kemampuan otak sudah tidak optimal untuk berpikir jernih dan berpengaruh kepada pengambilan keputusan saat berkendara.

Untuk itu, ASTRA Infra telah menyiapkan sejumlah rest area yang memadai di sepanjang ruas tol Tangerang–Merak, Cikopo–Palimanan, dan Jombang–Mojokerto. Secara khusus pada periode libur Nataru, ASTRA Infra Toll Road Cikopo-Palimanan menyiagakan rest area fungsional di KM 77 & KM 188 arah Jakarta guna memastikan kenyamanan perjalanan pengguna jalan. Seluruh rest area ASTRA Infra telah dilengkapi dengan berbagai fasilitas pendukung, seperti toilet bersih dan gratis, mushola, area kuliner dengan beragam pilihan, minimarket, SPBU dan SPKLU, penambahan kapasitas area parkir serta sejumlah fasilitas inklusif seperti parkir khusus wanita, toilet difabel dan ruang laktasi untuk mendukung kenyamanan dan kebutuhan seluruh pengguna jalan selama perjalanan.

Tidak hanya itu, ASTRA Infra juga mengimbau pengguna jalan untuk dapat memanfaatkan fasilitas beristirahat di luar area jalan tol dan dapat masuk kembali ke area jalan tol tanpa dikenakan tarif tol tambahan. Hal ini dimungkinkan karena ASTRA Infra menerapkan sistem pembayaran tertutup, yaitu pengguna jalan tol melakukan pembayaran berdasarkan jarak tempuh saat ke luar dari jalan tol.

Post a Comment

Previous Post Next Post