![]() |
| AIT |
Megatrend – Memasuki puncak arus balik libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), volume lalu lintas berpotensi mengalami peningkatan. Tingginya mobilitas masyarakat pada periode ini tentunya menuntut kewaspadaan ekstra dari para pengemudi terlebih dalam kondisi cuaca yang tidak menentu seperti saat ini. Sejumlah faktor risiko seperti berkendara dalam cuaca hujan lebat, atau berkurangnya fokus berkendara akibat kelelahan, perlu diantisipasi agar perjalanan arus balik dapat berlangsung aman dan lancar.
“Kami mengimbau pengguna jalan untuk selalu mengutamakan keselamatan berkendara, khususnya pada cuaca ekstrem yang berpotensi memengaruhi visibilitas dan kondisi berkendara. ASTRA Infra telah menyiapkan berbagai fasilitas keselamatan untuk mendukung kelancaran perjalanan arus balik dengan nyaman,” ujar Rinaldi, Chief Technical Officer ASTRA Infra Group.
Untuk mendukung keselamatan berkendara, ASTRA Infra melakukan berbagai upaya preventif terhadap potensi cuaca ekstrem, seperti persiapan fungsi saluran drainase, re-sloping pada lereng, serta menyiagakan perlengkapan penanganan banjir, seperti pompa, alat berat, dan sandbag. Selain itu, berbagai imbauan keselamatan juga disampaikan kepada pengemudi untuk selalu berhati-hati dalam berkendara khususnya ketika permukaan jalan sedang licin melalui Variable Message Sign (VMS) serta signage yang tersebar di berbagai titik di sepanjang ruas tol ASTRA Infra. Tidak hanya itu, tersedia juga warning light dan lampu strobo yang berfungsi untuk meningkatkan kewaspadaan pengguna jalan, khususnya saat berkendara di malam hari.
Untuk pengamatan lalu lintas arus balik Nataru secara total, sejumlah 259.152 kendaraan melintasi ruas tol Tangerang–Merak, Cikopo–Palimanan, dan Jombang–Mojokerto pada 2 Januari 2026. Untuk ruas tol ASTRA Infra kawasan Banten yakni Tangerang—Merak mencatat sekitar 138 ribu kendaraan melintas, menurun sekitar 17,1% dari lalu lintas harian normal, dan menurun sekitar 11,3% dari periode Nataru tahun sebelumnya. Situasi di ruas tol ASTRA Infra kawasan Jawa Barat yaitu Cikopo–Palimanan terpantau sekitar 80 ribu kendaraan melintas, meningkat sekitar 24% dari lalu lintas harian normal, dan meningkat sekitar 4% dari periode Nataru tahun sebelumnya. Dan di ruas terakhir ASTRA Infra di Jawa Timur tepatnya ruas Jombang—Mojokerto terpantau sekitar 40 ribu kendaraan melintas, meningkat sekitar 28% dari lalu lintas harian normal, dan meningkat sekitar 21% dari periode Nataru tahun sebelumnya.

Post a Comment