![]() |
| IIX |
Megatrend – Pada awal tahun 2026, Global Affairs Canada (GAC) dan Impact Investment Exchange (IIX) secara resmi meluncurkan program Impact Investment Readiness in Indonesia (IIRI). Program ini bertujuan untuk memperkuat usaha berdampak yang berfokus pada perempuan di sejumlah provinsi terpilih di Indonesia melalui pelatihan bisnis dan keuangan yang disesuaikan dengan konteks lokal, dukungan kesiapan investasi yang terarah, serta kemitraan ekosistem yang menghubungkan pelaku usaha dengan investor dan lembaga keuangan. IIRI akan membantu usaha-usaha ini berkembang dengan memungkinkan mereka mengakses permodalan, menarik investasi, dan memperluas peluang perdagangan.
Yang Terhormat Randeep Sarai, Sekretaris Negara Kanada untuk Pembangunan Internasional, bersama dengan Prof. Durreen Shahnaz, Pendiri dan CEO IIX, pada acara peluncuran ini sebagai wujud komitmen Global Affairs Canada dalam memajukan pertumbuhan inklusif di Indonesia.
"Kanada bermitra dengan IIX untuk mendukung usaha yang dipimpin perempuan di Indonesia," ujar Sekretaris Negara Sarai. "Melalui program IIRI, kami akan memberikan bantuan teknis dan membantu menarik investasi bagi usaha-usaha yang memberdayakan perempuan. Inisiatif ini memperkuat usaha mikro, kecil, dan menengah yang sangat vital bagi pembangunan berkelanjutan Indonesia. Program ini mencerminkan komitmen Kanada terhadap bantuan internasional yang inklusif dan pembangunan masyarakat yang lebih sejahtera dan setara, sekaligus mempererat kerja sama antara kedua negara."
Visi Emas 2045 Indonesia untuk menjadi ekonomi terbesar keempat di dunia pada 2045 menekankan pentingnya menjadikan ekosistem UMKM Indonesia berdaya saing global, sambil memajukan partisipasi ekonomi perempuan dan pembangunan berkelanjutan. Saat ini, lebih dari 65 juta UMKM menyumbang 60% terhadap PDB Indonesia, dan UMKM milik perempuan mencakup 64,5% dari total usaha. Namun, terdapat kesenjangan pembiayaan sebesar US$220 miliar untuk UMKM. Banyak usaha yang masih berada di tahap awal dan belum memiliki pengetahuan bisnis, model keuangan, dan data dampak yang memadai untuk berinteraksi dengan investor dan mengakses permodalan secara efektif.

Post a Comment