Lakukan Beragam Penyesuaian, Astra Infra Siap Menyambut 6,8 Juta Pengendara Pada Musim Mudik Lebaran

AIT

 Megatrend-  Menyambut periode Lebaran 1447 H, ASTRA Infra sebagai penyedia layanan infrastruktur  publik khususnya jalan tol, siap melayani pemudik dan menciptakan perjalanan yang aman  dan nyaman, agar setiap momen kebersamaan dapat dirasakan dari perjalanan dimulai hingga  tiba di kampung halaman. 
 

Berbagai persiapan telah dilakukan ASTRA Infra dalam menyambut 6,8 juta kendaraan yang  diprediksi akan melalui ruas tol ASTRA infra selama arus mudik dan balik lebaran 2026. Angka  ini meningkat sekitar 2,1 persen dibandingkan volume lalu lintas kendaraan pada periode yang  sama di tahun 2025. Berbagai langkah dan upaya kesiapan telah dilakukan, antara lain  kesiapan infrastruktur jalan, sarana dan prasarana, kesiapan petugas, rest area, serta  koordinasi dalam mengantisipasi cuaca ekstrem dan juga kepadatan di lokasi tertentu. 


Dalam mengantisipasi cuaca ekstrem, ASTRA Infra melakukan pembersihan drainase secara  rutin untuk mencegah terjadinya banjir, penguatan beberapa titik lereng sebagai pencegahan  tanah longsor, pemasangan moveable concrete barrier (MCB) dan geobag untuk mencegah  meluapnya air ke badan jalan, serta penyiapan pompa di titik-titik rawan banjir. Selain itu, juga  dipastikan perambuan dalam kondisi baik untuk memastikan keselamatan dan kenyamanan  pengguna jalan. 


Dari sisi penyiapan rest area, ASTRA Infra memastikan ketersediaan SPBU, SPKLU, toilet,  mushola, area parkir, serta beragam pilihan kuliner. Selanjutnya, ASTRA Infra juga  menyiagakan lebih dari 800 petugas yang dilengkapi lebih dari 90 kendaraan operasional jalan  tol yang terdiri dari armada patroli, derek, rescue, hingga ambulance. Tidak hanya itu, dalam  memastikan keamanan dan kelancaran berkendara pengguna jalan tol, ASTRA Infra telah  menyiapkan lebih dari 500 unit CCTV terintegrasi yang didukung oleh 7 unit traffic counter,  dan layanan sentra komunikasi 24 jam. Untuk mengantisipasi kepadatan, ASTRA Infra  melakukan koordinasi dengan kepolisian dalam penerapan rekayasa lalu lintas, antara lain  penerapan one way dan contra flow. 

Post a Comment

Previous Post Next Post