Dengan Gabungkan Sensasi Cabriolet Dan Garangnya Mobil GT, Porsche Hadirkan 911 GT3 S/C

Porsche

 

 Megatrend- Pabrikan asal Jerman, Porsche kini memperkenalkan anggota baru yang menarik dalam keluarga GT, yaitu 911 GT3 S/C. Model ini memungkinkan penggemar mesin boxer berputar tinggi untuk menikmati suara khas mesin naturally aspirated bahkan tanpa atap. Ini menggabungkan fitur dari model edisi terbatas sebelumnya seperti 911 Speedster dan 911 S/T. 

Dalam 911 GT3 S/C, Porsche menghadirkan sebuah inovasi baru di dunia supercar. Unit 911 GT3 dengan atap convertible otomatis penuh, dengan fokus pada kesenangan berkendara. Mobil ini memiliki konstruksi ringan, mesin naturally aspirated 4.0 liter dengan tenaga 375 kW (510 PS) dan torsi 450 Nm. Dapur pacu 911 GT3 S/C dirancang untuk memenuhi standar emisi terbaru dengan dua particulate filter dan empat catalytic converter. Meskipun efisien, Porsche menjaga karakter suara yang emosional, lebih terasa saat atap dibuka. Cylinder head dan camshaft diperbarui untuk meningkatkan respons tenaga. Untuk sektor transmisi mengandalkan manual enam percepatan dan rasio final drive pendek. 911 GT3 S/C mampu berakselerasi dari 0 hingga 100 km/jam dalam 3,9 detik dan mencapai kecepatan maksimum 313 km/jam.

 

 

Porsche

 Andreas Preuninger, Kepala divisi mobil GT, menyatakan bahwa 911 Speedster dan 718 Spyder RS menunjukkan bagaimana mesin berputar tinggi, sasis dinamis, dan konstruksi ringan menciptakan mobil tanpa atap yang luar biasa. Untuk pertama kalinya, 911 GT3 S/C memiliki sumbu depan double wishbone. Kombinasi ini dengan ban performa tinggi dan bobot ringan memberikan pengalaman berkendara yang unik. Sasis 911 GT3 S/C mirip dengan 911 GT3 Touring, menggunakan ban standar 255/35 ZR 20 di depan dan 315/30 ZR 21 di belakang.

 Kombinasi material ringan dan berkualitas tinggi pada 911 GT3 S/C memberikan kelincahan khas Porsche GT. Komponen bodinya, seperti kap mesin, fender, dan pintu, terbuat dari serat karbon, mirip dengan 911 S/T. Anti-roll bar dan shear plate juga berasal dari 911 S/T. Sistem pengereman PCCB standar lebih dari 20 kg lebih ringan dari rem besi cor. Velg 20 inci di depan dan 21 inci di belakang terbuat dari magnesium ringan, mengurangi sekitar sembilan kilogram, dan atap cabriolet juga menggunakan magnesium. Baterai lithium-ion 40 Ah yang ringan mengurangi bobot sekitar empat kilogram dibandingkan dengan baterai biasa.

 

Porsche

 

 

 Interior mobil ini dilengkapi dengan karpet ringan dan panel pintu ringan serta pegangan serat karbon, yang diambil dari model 911 S/T. 911 GT3 S/C dirancang sebagai dua tempat duduk, dengan kursi Sports Seats Plus sebagai standar. Opsi tersedia termasuk kursi bucket olahraga ringan dengan sandaran dapat dilipat dan struktur serat karbon. Kursi ini memiliki airbag terintegrasi, pengaturan tinggi elektrik, dan pemanas kursi tiga tingkat pilihan. Interior berlapis kulit hitam dan memiliki logo GT3 S/C. Instrument cluster digital menawarkan tampilan jelas dan mode "Track Screen" untuk menunjukkan informasi penting.

 Sebagai penutup, Porsche Exclusive Manufaktur telah meluncurkan Street Style Package opsional untuk 911 GT3 S/C terbaru. Paket ini menampilkan grafis mencolok berwarna Pyro Red pada fender depan dan tulisan “PORSCHE” di sisi kendaraan. Velg berwarna Slate Grey Neo dan brake calipers berwarna Victory Gold dengan tulisan “PORSCHE” berwarna hitam melengkapi tampilan, sementara detail strip aksen Pyro Red ditambahkan pada velg. Lampu HD-Matrix gelap dan airblades sewarna bodi juga memberikan penampilan yang menonjol.

Di dalam, kursi Adaptive Sports Seats Plus dengan bordir Porsche crest menjadi fokus utama. Panel tengah kursi terbuat dari kulit braided empat warna, dan interior dilapisi kulit dua warna, Slate Grey dan Guards Red. Berbagai elemen interior, termasuk pegangan pintu dan seatbelt, menggunakan warna Guards Red. Gear lever dengan finishing gelap dilengkapi gear knob dari laminated wood dengan pola perpindahan gigi Pyro Red. Ada juga badge “GT3 S/C” dan aksesori tambahan dari Porsche Design untuk melengkapi paket ini.

 

Post a Comment

Previous Post Next Post