Ingin Tunggangan Kamu Siap Berlaga Pasca Mudik? 4 Hal Penting Ini Wajib Kamu Lakukan Sebelum Mengaspal Balik Di Perkotaan

BTI

Megatrend  – Libur Lebaran 2026 telah usai dan mobilitas masyarakat kembali normal. Tingginya aktivitas perjalanan selama periode mudik perlu diimbangi dengan perhatian ekstra terhadap kondisi kendaraan, khususnya ban, yang menjadi satu-satunya komponen kendaraan yang bersentuhan langsung dengan jalan. Menanggapi tingginya intensitas penggunaan kendaraan selama mudik, PT Bridgestone Tire Indonesia (Bridgestone Indonesia) mengimbau masyarakat untuk segera melakukan pengecekan ban kendaraan guna menjaga kenyamanan dan keselamatan berkendara dalam aktivitas sehari-hari pasca-Lebaran.

 Kerusakan ban kerap tidak langsung terlihat, namun berpotensi membahayakan jika tidak ditangani sejak awal. Beberapa poin penting yang perlu diperhatikan antara lain:
 

1. Tekanan Angin Ban
 

Tusukan paku atau benda tajam yang tidak terasa saat perjalanan panjang dapat menyebabkan tekanan angin berkurang secara perlahan. Pastikan tekanan angin ban, termasuk ban serep, disesuaikan kembali dengan rekomendasi pabrikan kendaraan yang tertera pada pilar pintu. Ban dengan tekanan angin kurang dapat menyebabkan dinding samping melentur berlebihan, menghasilkan panas ekstrem, dan meningkatkan risiko terlepasnya tapak ban hingga pecah ban.
 

2. Kondisi Fisik Dinding Samping Ban


Periksa adanya:

  • Benjolan (bulging) akibat menghantam lubang atau permukaan jalan rusak.
  • Retakan halus (crack) akibat pemanasan berlebih dan usia pakai ban.

Kerusakan fisik tersebut menandakan perubahan struktur ban dan memerlukan penanganan segera, termasuk penggantian ban demi keselamatan berkendara.


3. Periksa Tingkat Keausan Ban

Perhatikan pola keausan ban, seperti:

  • Keausan di bagian tengah atau sisi ban akibat tekanan angin yang tidak sesuai.
  • Keausan tidak merata akibat perubahan setelan spooring karena kondisi jalan.


Melakukan spooring dan balancing setelah mudik membantu mengembalikan stabilitas kemudi, meningkatkan kenyamanan, serta memperpanjang usia pakai ban. Rotasi ban juga disarankan untuk menyeimbangkan keausan antar ban. Ban yang sudah aus lebih rentan tertusuk dan berisiko mengalami hidroplaning di jalan licin.


4. Langkah Mitigasi untuk Keselamatan Berkendara


Pengecekan ban setelah mudik merupakan langkah mitigasi penting untuk:

  • Mencegah kerusakan ban yang lebih parah,
  • Menghindari risiko pecah ban di kemudian hari,
  • Menjaga kondisi ban tetap optimal untuk aktivitas harian,
  • Memperpanjang umur pakai ban.

“Perjalanan jarak jauh saat mudik membuat ban bekerja jauh lebih berat dari kondisi normal. Pengecekan ban setelah mudik adalah langkah preventif yang sangat penting untuk memastikan keamanan, kenyamanan, dan performa kendaraan tetap optimal,” ujar Presiden Direktur Bridgestone Indonesia, Mukiat Sutikno. Mukiat juga menambahkan bahwa Bridgestone Indonesia siap mendukung pengguna kendaraan pribadi untuk melakukan pengecekan ban dan kendaraan melalui lebih dari 400 jaringan ritel Toko Model (TOMO) yang tersebar di seluruh Indonesia.

Post a Comment

Previous Post Next Post