Demi Membantu Kesejahteraan UMKM, Exabyte Bantu Pengusaha Kecil Gunakan Omnichannel

Exabyte

 Megatrend— Marketplace telah berperan penting dalam pertumbuhan ekonomi digital Indonesia, namun pelaku UMKM kini mulai mengevaluasi strategi penjualan mereka. Penurunan lebih dari 7% jumlah penjual aktif di empat platform besar Vietnam menunjukkan perubahan dinamika bisnis digital di Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Sejak 2025, beberapa marketplace di Indonesia melakukan penyesuaian biaya layanan, menghadapi penyesuaian fee yang mempengaruhi seller.


Pemerintah memperkuat tata kelola ekonomi digital melalui kebijakan perpajakan untuk mendukung ekosistem yang lebih sehat. Perubahan ini mendorong diskusi di kalangan UMKM mengenai pentingnya diversifikasi saluran digital. Banyak pelaku usaha beralih menuju pendekatan omnichannel, tidak hanya mengandalkan marketplace, tetapi juga memperkuat hubungan langsung dengan pelanggan melalui website dan media sosial.

Indra Hartawan, VP Exabytes Indonesia, menekankan bahwa membangun website menjadi aset jangka panjang yang membantu UMKM menjalin hubungan yang lebih personal dengan pelanggan dan mengelola pengalaman mereka. Di tingkat global, brand D2C juga mengadopsi strategi seimbang dengan mengombinasikan marketplace, website resmi, dan berbagai saluran lainnya.

Exabytes Indonesia merekomendasikan pendekatan omnichannel untuk UMKM, memanfaatkan marketplace untuk akuisisi pelanggan, sambil membangun “rumah digital” melalui website sebagai pusat aktivitas jangka panjang. Website kini berfungsi sebagai identitas digital bisnis, untuk komunikasi dan pertumbuhan. Indra menekankan bahwa transformasi digital UMKM seharusnya menciptakan keseimbangan antara marketplace dan website, yang dapat saling melengkapi.

Post a Comment

Previous Post Next Post