![]() |
| Jaecoo |
Megatrend- Kenaikan bahan bakar minyak yang sudah melampaui batas memang menyiksa banyak pihak untuk melakukan mobilitas. Terlebih lagi orang-orang di kota besar yang penuh dengan hiruk pikuk aktivitas membutuhkan kendaraan hemat bahan bakar sekaligus ramah lingkungan akibat teknologi elektrifikasi untuk mewujudkan nol karbon emisi.
Demi mewujudkan hal itu, JAECOO J5 EV hadir sebagai mobil listrik dengan metode penghematan biaya operasional hingga 88% dibandingkan mobil berbahan bakar bensin 1.500 cc turbo. Mobil listrik ini menghabiskan biaya harian produksi energi sekitar Rp9.600, dan total biaya tahunan mencapai Rp4.000.000 setelah menambahkan biaya perawatan. Sementara itu, mobil Plug-in Hybrid Vehicle (PHEV) J7 SHS-P menghemat biaya berkendara hingga 80% dengan biaya harian Rp18.100, total tahunan sekitar Rp8.200.000. Mobil J8 SHS-P ARDIS juga hemat 75% dengan biaya harian Rp22.300 dan tahunan Rp10.000.000.
Teknologi Super Hybrid System (SHS) yang ditawarkan JAECOO merupakan kombinasi efisiensi dan performa berkendara yang tinggi. Antara Januari hingga Mei 2026, JAECOO J5 EV menjadi mobil listrik terlaris di Indonesia, dengan penjualan bulanan yang terus meningkat. JAECOO mencatat 1.942 unit pada Januari, meningkat menjadi 3.000 unit pada Mei, serta masuk dalam lima besar mobil terlaris di negara tersebut.
Demi menjangkau daerah-daerah sekaligus menggalakan elektrifikasi di Nusantara, JAECOO berkomitmen untuk memperluas jaringan dealer, sekarang memiliki 35 dealer dan menargetkan 80 dealer hingga akhir 2026 demi memberikan layanan purna jual yang lebih baik pada pelanggan di Indonesia.

Post a Comment