| BYD |
Megatrend- Setelah dibuka di Jakarta dan Medan, Sumatera Utara, PT BYD Motor Indonesia kembali mengadakan BYD Tech Culture Fest (TCF) 2026 di Semarang pada 18 Juni 2026. Acara ini bertujuan untuk mendidik masyarakat tentang perkembangan teknologi kendaraan energi baru di Indonesia, dengan lokasi di Gajahmada Plaza, Semarang. Festival ini menggabungkan inovasi teknologi, budaya lokal, dan pengalaman langsung agar masyarakat dapat lebih memahami teknologi kendaraan listrik (EV) dan Dual Mode (DM) yang dikembangkan oleh BYD.
Jawa Tengah adalah wilayah yang sangat penting dalam adopsi kendaraan energi baru di Indonesia. Semarang, sebagai salah satu kota utama di wilayah tersebut, memiliki pasar potensial, dengan lebih dari 1.600 kendaraan BYD yang saat ini beroperasi di Jawa Tengah, mencakup hampir 40% pangsa pasar EV di area tersebut. Melalui TCF, BYD ingin menyediakan peluang edukasi dan pengalaman langsung tentang teknologi kendaraan energi baru yang dapat mendukung mobilitas sehari-hari masyarakat.
Pemerintah Kota Semarang memberikan dukungan atas penyelenggaraan festival ini, menganggapnya sebagai sarana edukasi publik yang bermanfaat. Semarang dipilih sebagai kota ketiga untuk TCF setelah Jakarta dan Medan karena kemampuan kota ini dalam memadukan warisan sejarah dengan perkembangan modern. Festival ini dimulai dengan pertunjukan budaya lokal, seperti Wayang Orang dan prosesi tradisional, merayakan identitas Semarang.
Salah satu bagian utama festival adalah Technology Zone, yang memungkinkan pengunjung untuk mengenal teknologi kendaraan baru BYD secara interaktif, termasuk showcase dari Blade Battery, e-Platform, dan teknologi Dual Mode (DM). Area eksplorasi kendaraan, yang dikenal sebagai Monster Track, menawarkan pengalaman off-road, sementara Test Drive Area memungkinkan pengunjung untuk menguji berbagai model kendaraan BYD seperti M6 DM dan Dolphin dalam skenario berkendara sehari-hari. BYD juga menyelenggarakan BYD M6 DM Media Challenge di Semarang, di mana peserta mencoba teknologi DM dalam berbagai kondisi perjalanan. Peserta mencatat efisiensi tinggi dalam penggunaan kendaraan, dengan biaya operasional mulai dari Rp 188/km hingga Rp 224/km. Ini menunjukkan bagaimana teknologi DM efisien dalam mendukung mobilitas masyarakat.
Festival ini tidak hanya menyajikan teknologi kendaraan energi baru tetapi juga mempertemukan aspek budaya dan kuliner lokal. Keterlibatan pelaku usaha lokal memperkaya festival, membuat teknologi terasa lebih dekat dan relevan dengan kehidupan sehari-hari masyarakat. BYD berkomitmen untuk terus mengadakan festival ini di kota-kota lainnya di Indonesia, untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang teknologi EV dan DM, serta membuka kesempatan bagi masyarakat untuk berinteraksi langsung dengan berbagai inovasi kendaraan energi baru.
BYD Motor Company Limited, yang didirikan pada tahun 1995, fokus pada inovasi teknologi dan pengembangan ramah lingkungan. Dengan memiliki lebih dari 30 kawasan industri, BYD merupakan pemimpin global dalam solusi energi baru dan kendaraan listrik, berkomitmen untuk menciptakan masa depan yang berkelanjutan. Di Indonesia, BYD telah menerima berbagai penghargaan untuk produk-produk mereka, menegaskan dedikasi perusahaan dalam menyediakan solusi mobilitas yang berkelanjutan. Setelah acara di Semarang, BYD berencana untuk melanjutkan TCF ke kota-kota lain di Indonesia, mendukung percepatan adopsi kendaraan energi baru dan pengembangan mobilitas berkelanjutan.
Post a Comment