Badminton dimana mana ( Badminton dimana mana )
Di kampung jeung di kota ( Di kampung jeung di kota )
Badminton keur suka suka ( Badminton keur suka suka )
Ngalipur manah sungkawa ( Ngalipur manah sungkawa )
Megatrend- Sepenggal lirik lagu Badminton yang dinyanyikan mendiang Koko Koswara dan Benyamin Sueb ini mengambarkan euforia bulutangkis yang saat itu sedang menggeliat di era 50an. Pada saat itu, Indonesia resmi menjadi juara untuk kali pertama dalam turnamen bulu tangkis piala Thomas pada musim 1958 dan puncaknya terjadi pada 1959 dimana pebulutangkis keturunan Tionghoa yakni Tan Djoe Hok menjadi jawara pada turnamen khusus pebulutangkis putera itu. Selanjutnya beberapa pemain melanjutkan tongkat esrafet ini seperti Rudi Hartono, Icuk Sugiarto, Liem Swie King Sampai Marcus Gideon dan Kevin Sanjaya.
Menjadi olahraga yang bebas polusi dan menyehatkan bagi semua kalangan, Polytron melalui kampanye mobilitas hijaunya sukses menjadi Official Car Partner sekaligus sponsor utama bagi Polytron Indonesia Open (PIO) 2026. Demi memanggakan negeri, Polytron menegaskan posisinya sebagai pemimpin teknologi lokal yang berkolaborasi dengan bulutangkis, cabang olahraga yang berkontribusi pada medali emas pertama Indonesia di Olimpiade. Indonesia Open sendiri adalah turnamen prestigious dalam BWF World Tour Super 1000, dan pertama kali digelar pada 1982 di Istora Senayan, Jakarta.
Tekno Wibowo, Commercial Director Polytron, menyatakan bahwa kemitraan ini mencerminkan kebanggaan nasional dan inovasi teknologi berkelanjutan. Polytron telah konsisten mendukung bulutangkis melalui berbagai kompetisi sebelumnya. Sebagai mitra transportasi utama, Polytron menyediakan Polytron G3+ sebagai alat mobilisasi atlet dengan pendekatan ramah lingkungan. G3+ menawarkan efisiensi tinggi dengan biaya operasional Rp220 per KM dimana hal ini jauh lebih hemat dibandingkan kendaraan berbahan bakar fosil. Kendaraan ini memungkinkan pengguna untuk mengisi daya di rumah sekaligus SPKLU. Tidak tanggung-tanggung G3+ menyediakan kalkulator EV digital untuk menunjukkan potensi penghematan fantastis hingga Rp4,4 juta per tahun, menunjukkan bahwa transisi ke mobilitas hijau menguntungkan bagi keluarga Indonesia.
Dengan adanya G3+ sebagai mobil pendukung PIO 2026, ajang internasional ini tidak hanya menjadi momen prestasi atlet, tetapi juga sebagai etalase inovasi dan semangat kebersamaan di tingkat internasional. Dengan 51 tahun pengalaman, Polytron menegaskan komitmennya terhadap olahraga dan teknologi berkelanjutan.

Post a Comment