![]() |
| AMN |
Megatrend – Setelah memperkenalkan Aletra L8 tahun lalu, PT Aletra Mobil Nusantara kembali hadir di GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 dengan membawa calon model terbarunya. Kali ini, pabrikan kendaraan listrik asal Indonesia tersebut memperlihatkan Aletra L7, sebuah MPV listrik yang masih berstatus prototipe dan dijadwalkan meluncur pada Oktober 2026.
Berbeda dengan L8 yang menyasar segmen lebih tinggi, Aletra L7 diposisikan sebagai Low MPV (LMPV) listrik. Artinya, model ini dipersiapkan untuk bersaing di segmen yang selama ini didominasi MPV bermesin bensin seperti Toyota Avanza, Daihatsu Xenia, Mitsubishi Xpander, hingga Suzuki Ertiga.
CEO PT Aletra Mobil Nusantara, Andre Djojana, mengatakan kehadiran L7 merupakan langkah lanjutan perusahaan untuk menghadirkan kendaraan listrik yang bisa dijangkau lebih banyak keluarga Indonesia.
"Kehadiran kami di GIIAS 2026 menegaskan komitmen jangka panjang Aletra di Indonesia. Menyusul penerimaan positif terhadap Aletra L8 yang terus bertumbuh, Aletra L7 hadir sebagai langkah kami selanjutnya. Kami ingin memastikan bahwa mobilitas berkelanjutan dapat diakses oleh lebih banyak keluarga Indonesia," ujar Andre.
Aletra mengungkapkan bahwa L7 dikembangkan bersama Linxys. Basis kendaraan dari mitra tersebut kemudian disesuaikan kembali oleh tim Aletra agar lebih cocok dengan kebutuhan konsumen serta karakter jalan di Indonesia.
Secara dimensi, Aletra L7 memiliki panjang 4.550 mm, lebar 1.705 mm, dan tinggi 1.725 mm. Proporsi tersebut menempatkannya di kelas Low MPV dengan kabin yang diklaim tetap lapang untuk kebutuhan keluarga.
Menariknya, meski diposisikan sebagai MPV listrik yang terjangkau, Aletra mencoba menghadirkan sejumlah fitur yang umumnya ditemui pada kendaraan di kelas lebih tinggi. Salah satunya adalah opsi captain seat di baris kedua yang memberikan ruang lebih lega bagi penumpang, serta automatic sliding door yang memudahkan akses keluar-masuk sekaligus memberikan kesan lebih premium.
Sayangnya, Aletra masih menutup rapat spesifikasi teknis L7. Informasi mengenai kapasitas baterai, jarak tempuh, tenaga motor listrik, hingga estimasi harga belum diungkapkan. Hal ini lantaran model yang dipamerkan di GIIAS 2026 masih berupa prototipe yang sedang menjalani tahap pengembangan.
Menurut Andre, Aletra menargetkan L7 siap diperkenalkan secara resmi bersamaan dengan peresmian kantor pusat (Headquarter) Aletra pada Oktober 2026.
"Kami berharap nanti Aletra L7 bisa menjadi LMPV listrik pilihan keluarga Indonesia yang terjangkau dan tetap memberikan pengalaman berkendara yang premium," tutupnya.
Jika spesifikasi dan harga yang ditawarkan kompetitif, Aletra L7 berpotensi menjadi salah satu pemain baru di segmen MPV listrik yang hingga saat ini masih minim pilihan di pasar Indonesia.

Post a Comment