BMW iX3 Resmi Mengaspal di Indonesia, Jadi Pembuka Era Neue Klasse

BP

Megatrend- BMW Indonesia memanfaatkan GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 untuk memperkenalkan salah satu model terpenting dalam sejarahnya, yakni New BMW iX3 50 xDrive M Sport. Bukan sekadar SUV listrik baru, iX3 menjadi model pertama yang dibangun di atas platform Neue Klasse, arsitektur baru yang akan menjadi fondasi seluruh generasi BMW berikutnya.

Peluncuran iX3 juga bertepatan dengan perayaan 25 tahun BMW Group di Indonesia. Di GIIAS tahun ini, BMW Group untuk pertama kalinya menyatukan tiga mereknya—BMW, MINI, dan Motorrad—dalam satu paviliun yang menampilkan lebih dari 30 kendaraan serta menyediakan belasan unit test drive bagi pengunjung.

Menurut President Director BMW Group Indonesia, Peter Medalla, iX3 menjadi titik awal transformasi BMW menuju generasi kendaraan premium berikutnya.

"New BMW iX3 bukan hanya kendaraan listrik terbaru, melainkan representasi dari generasi baru BMW yang menghadirkan desain progresif, inovasi digital, dinamika berkendara, serta teknologi elektrifikasi terbaru tanpa mengorbankan karakter Sheer Driving Pleasure," ujarnya.

Yang membuat iX3 menarik bukan hanya desainnya, tetapi teknologi yang berada di baliknya. SUV listrik ini menjadi model pertama BMW yang menggunakan BMW eDrive generasi keenam dengan sistem kelistrikan 800 volt. Hasilnya, pengisian daya kini jauh lebih cepat dibanding generasi sebelumnya.

BMW mengklaim iX3 mendukung DC Fast Charging hingga 400 kW. Dalam kondisi ideal, baterainya dapat diisi dari 10 persen ke 80 persen dalam waktu sekitar 21 menit, sementara pengisian selama 10 menit diklaim mampu menambah jarak tempuh hingga 372 kilometer. Selain itu, iX3 juga sudah mendukung fitur Vehicle-to-Load (V2L), Vehicle-to-Home (V2H), dan Vehicle-to-Grid (V2G).

Soal performa, BMW iX3 mengusung konfigurasi dual motor all-wheel drive yang menghasilkan tenaga 469 hp dan torsi 645 Nm. Kombinasi tersebut membuat SUV listrik ini mampu berakselerasi dari 0-100 km/jam dalam 4,9 detik dengan kecepatan maksimum 210 km/jam. Sumber tenaganya berasal dari baterai 108,7 kWh yang diklaim mampu membawa mobil melaju hingga 805 kilometer berdasarkan standar WLTP.

Masuk ke kabin, perubahan paling besar terlihat dari hadirnya BMW Panoramic iDrive, sistem antarmuka terbaru yang menggabungkan Panoramic Vision, layar tengah bergaya free-cut, setir multifungsi generasi baru, serta BMW Operating System X. Seluruh sistem dirancang agar informasi tetap berada dalam pandangan pengemudi tanpa mengurangi fokus saat berkendara.

Platform Neue Klasse juga membuat dimensi kabin menjadi lebih optimal. BMW menyediakan ruang bagasi berkapasitas 520 liter yang dapat diperluas menjadi 1.750 liter ketika kursi belakang dilipat. Bahkan tersedia ruang penyimpanan tambahan di bagian depan (frunk) berkapasitas 58 liter.

Tak hanya fokus pada teknologi, BMW juga menaruh perhatian pada aspek keberlanjutan. iX3 dikembangkan dengan konsep Design for Circularity, menggunakan material daur ulang di berbagai bagian kendaraan, serta diproduksi di pabrik BMW Debrecen, Hungaria, yang beroperasi tanpa bahan bakar fosil dalam kondisi normal. BMW menyebut jejak karbon produk ini turun hingga 34 persen dibanding model sebelumnya sepanjang siklus hidup kendaraan.

Untuk pasar Indonesia, BMW iX3 50 xDrive M Sport dipasarkan dengan harga Rp 2,269 miliar off the road. Seperti model BMW lainnya, SUV listrik ini mendapatkan paket BMW Service Inclusive berupa servis gratis selama enam tahun, garansi kendaraan lima tahun tanpa batas jarak tempuh, BMW Tire Coverage selama dua tahun, serta layanan BMW Roadside Assistance selama tiga tahun.

Kehadiran iX3 menunjukkan bahwa BMW tidak sekadar menambah satu model listrik baru di Indonesia. Mobil ini menjadi pembuka era Neue Klasse, sebuah platform yang akan melahirkan lebih dari 40 model baru dan model penyegaran BMW secara global hingga 2027. Dengan kata lain, iX3 bukan hanya produk baru, tetapi gambaran arah pengembangan BMW dalam beberapa tahun ke depan.

Post a Comment

Previous Post Next Post