![]() |
| Persebaya |
Megatrend- Persebaya semakin serius dalam mempersiapkan timnya dengan memastikan kondisi semua pemain siap tampil. Setelah menjalani serangkaian pemeriksaan medis di Mayapada Hospital, Persebaya menggunakan teknologi VALD Performance untuk memetakan kondisi fisik pemain, menggantikan tes fisik konvensional. Penggunaan alat ini yang sebelumnya digunakan oleh klub-klub besar di Eropa masih jarang di Indonesia, bahkan PSSI baru memperkenalkan alat ini tahun ini.
Persebaya bersama DBL Indonesia telah menginvestasikan perangkat ini sejak tahun lalu dan sudah digunakan dalam program pelatihan basket pelajar. CEO Persebaya, Azrul Ananda, mengawasi langsung proses pengukuran pada 9 Juli 2026 dan menekankan pentingnya pengembangan infrastruktur pendukung, termasuk dalam bidang ilmu olahraga. Ia menyatakan bahwa investasi dalam sistem analisis baru akan membantu manajemen dan pelatih dalam memilih pemain yang sesuai dengan kebutuhan tim.
Dr. Pratama Wicaksana Widjaja, Chief Medical Officer Persebaya, menjelaskan bahwa penggunaan VALD Performance bagian dari pemeriksaan menyeluruh sebelum kompetisi. Proses dimulai dengan memastikan kesehatan setiap pemain, diikuti dengan pengukuran menggunakan perangkat VALD Performance untuk menghasilkan data kuantitatif. Data ini menjadi acuan bagi pelatih untuk menyusun program dan profil pemain guna mencegah cedera serta meningkatkan performa.
Penggunaan teknologi ini juga mulai menarik perhatian di level nasional, dengan PSSI mengenalkan perangkat ini dalam workshop terbaru. Persebaya telah mengintegrasikan teknologi ini ke dalam sistem monitoring kondisi fisik pemain untuk persiapan musim 2026/2027. Beberapa tes yang dilakukan dengan VALD Performance termasuk CMJ, Squat Jump, dan Nordic Hamstring Exercise. Alat ini mengukur berbagai aspek kekuatan dan performa fisik pemain dengan tujuan untuk mengurangi risiko cedera dan meningkatkan kinerja di lapangan.

Post a Comment