![]() |
| Dyandra |
Megatrend — Festival musik PROJEK-D Vol.5 bakal kembali digelar di De Tjolomadoe, Karanganyar, pada 5 September 2026. Menjelang penyelenggaraan, panitia mengumumkan grup musik asal Solo, Mess in Balance, sebagai pemenang program CEKSON yang akan tampil di panggung festival bersama sederet musisi nasional.
Mess in Balance terpilih setelah melalui proses seleksi program CEKSON, ajang pencarian talenta musik orisinal dari Jawa Tengah yang rutin digelar PROJEK-D. Selain mendapat kesempatan tampil di hadapan ribuan penonton, grup beraliran rock and roll tersebut juga memperoleh dukungan pembuatan merchandise kolaborasi yang akan dipasarkan saat festival berlangsung.
Project Manager PROJEK-D Vol.5, Data Pratama, mengatakan CEKSON menjadi salah satu upaya penyelenggara dalam membuka ruang bagi musisi lokal agar dapat memperluas jangkauan karya mereka.
"Melalui CEKSON kami ingin memberikan kesempatan bagi talenta baru untuk mendapatkan panggung dan memperkenalkan karya-karya mereka kepada audiens yang lebih luas. Sementara melalui Kelas Musik x Dengar Kota kami menghadirkan ruang diskusi untuk memperluas jejaring serta memberikan wawasan praktis bagi para musisi lokal," ujar Data Pratama.
Personel Mess in Balance mengaku tidak menyangka dapat menjadi pemenang CEKSON tahun ini. Mereka kini mulai mempersiapkan penampilan spesial meski seluruh anggota band berdomisili di kota yang berbeda, mulai dari Solo, Salatiga, Jakarta, hingga Lombok.
"Awalnya kami tidak punya ekspektasi apa pun saat mengirim karya karena peserta yang ikut cukup banyak. Setelah dinyatakan lolos, kami langsung mengosongkan jadwal dan mulai latihan, termasuk secara virtual karena ada penampilan spesial yang sedang kami siapkan," ujar perwakilan Mess in Balance.
Kelas Musik Sambangi Empat Kota
Selain CEKSON, rangkaian menuju PROJEK-D Vol.5 juga diisi program Kelas Musik x Dengar Kota. Program ini memadukan diskusi dan pertunjukan musik sebagai ruang berbagi pengalaman bagi musisi, komunitas, serta penikmat musik.
Kegiatan perdana telah digelar di Pekalongan pada 26 Juli 2026 dengan mengangkat tema Album Kelar, Terus Gimana?. Selanjutnya program akan berlanjut ke Yogyakarta, Solo, dan Semarang dengan tema serta narasumber yang berbeda di setiap kota.
Hadirkan 14 Penampil dan Panggung Komedi
Pada penyelenggaraan tahun kelima ini, PROJEK-D mengusung tema Sehidup Separty dan akan menghadirkan empat panggung pertunjukan selama sehari penuh di kawasan De Tjolomadoe.
Sejumlah musisi yang dipastikan tampil antara lain The Jeblogs, FSTVLST, Nadhif Basalamah, LIPS!!, Det-Plag Lust, Alkateri, 510, .Feast, Hindia, Moluccan Soul, Poris, Rumah Sakit, serta Down For Life yang dijadwalkan tampil bersama mystery guest.
Tahun ini, penyelenggara juga menghadirkan panggung komedi bertajuk GUYONLAAAH bekerja sama dengan Stand Up Indo Solo. Panggung tersebut akan menghadirkan enam komika, termasuk Coki Anwar, sebagai alternatif hiburan di sela pertunjukan musik.
Menurut Data Pratama, seluruh persiapan terus dimatangkan agar penyelenggaraan PROJEK-D Vol.5 berjalan lancar sekaligus memberikan pengalaman yang lebih beragam bagi para pengunjung.
Selain menghadirkan festival musik, PROJEK-D juga menggelar dua program kepenulisan, yakni BATIK (Lomba Karya Jurnalistik) bagi jurnalis aktif dan Suara Musik yang ditujukan bagi penulis muda untuk mengangkat berbagai cerita mengenai ekosistem musik.
Sementara itu, penjualan tiket PROJEK-D Vol.5 telah dibuka melalui situs resmi penyelenggara. Pada masa presale, tiket daily pass ditawarkan dengan harga Rp130.000.

Post a Comment