Megatrend – Duet ayah-anak, Rifat Sungkar dan El Mayka Rifat Sungkar, menunjukkan kelasnya pada Putaran 3 Kejurnas Sprint Rally 2026. Tampil di Sirkuit Bhayangkara, Kejayan, Kabupaten Pasuruan, Sabtu-Minggu (29-30/8), keduanya sukses mengamankan juara Kelas R3 sekaligus menjadi yang terdepan di Grup R.
Mengusung nama Team RS-Telkomsel 5G, Rifat dan Mayka mencatat waktu 22 menit 34,7 detik setelah menuntaskan empat Special Stage (SS). Hasil tersebut sekaligus menjadi bukti bahwa program regenerasi pembalap yang dikemas melalui The Legend Continues mulai menunjukkan hasil.
Bagi Rifat, kemenangan di Pasuruan tidak sekadar soal podium. Ajang tersebut menjadi bagian dari proses panjang mempersiapkan Mayka untuk mengenal dunia reli secara lebih utuh. Tidak hanya soal kecepatan, tetapi juga ketepatan membaca lintasan, komunikasi, strategi dan pemahaman regulasi perlombaan.
Perkembangan Mayka sebagai navigator juga dinilai semakin positif. Akurasi jarak dalam membaca lintasan semakin baik, demikian pula kemampuan melakukan detailing saat menyusun pace note. Komunikasi selama berada di dalam mobil juga mulai lebih jelas dan terarah.
“Perkembangannya terus bergulir. Akurasi jaraknya sudah semakin bagus, detailing ketika membuat pace note juga semakin baik. Intonasi saat berkomunikasi selama balapan juga mulai semakin jelas. Ini semua proses yang harus dijalani secara bertahap,” ujar Rifat.
Pada Putaran 3 kali ini, Rifat mulai meningkatkan materi pembelajaran Mayka. Jika sebelumnya lebih banyak berkutat pada kemampuan teknis sebagai navigator, kini Mayka mulai dikenalkan pada strategi balapan.
Rifat menekankan bahwa reli bukan sekadar menjadi pembalap tercepat di setiap SS. Ada saatnya pembalap harus menyerang, namun ada pula kondisi yang menuntut pengurangan risiko demi menjaga posisi hingga finis.
“Di putaran ini saya mulai mengajarkan strategi balapan. Dalam reli tidak selalu harus fastest di setiap SS. Kadang kita harus attack, tetapi kadang juga harus lepas. Yang penting adalah bagaimana kita bisa mengatur balapan secara keseluruhan,” jelasnya.
Menurutnya, setiap SS memiliki karakter yang berbeda. Karena itu, pembalap dan navigator dituntut mampu membaca situasi, mengelola risiko dan menjaga konsistensi. Kemampuan tersebut menjadi modal penting untuk menyelesaikan reli dengan hasil maksimal.
Mayka juga mulai mendapat pemahaman mengenai sisi regulasi. Rifat mengenalkan berbagai hal yang wajib dipahami dalam perlombaan, mulai dari Time Control (TC), perhitungan waktu hingga prosedur yang harus dijalankan peserta.
“Di reli ada banyak hal yang harus dipahami selain kecepatan. Ada aturan, ada jam TC, bagaimana menghitung waktu dan bagaimana kita harus menjalani setiap tahapan. Saya ingin Mayka memahami bahwa menjadi bagian dari tim reli bukan hanya membaca pace note, tetapi juga memahami keseluruhan sistem kompetisinya,” tutur Rifat.
Yang menarik, persiapan Mayka tidak hanya dilakukan melalui olahraga otomotif. Ia juga mengikuti Indonesia Junior League. Kompetisi sepak bola tersebut dimanfaatkan sebagai sarana untuk meningkatkan kebugaran fisik sekaligus melatih konsentrasi.
Rifat menilai sepak bola memiliki sejumlah aspek yang relevan dengan kebutuhan seorang navigator, seperti stamina, koordinasi, konsentrasi serta kemampuan mengambil keputusan secara cepat dalam situasi dinamis.
“Sepak bola menjadi ajang latihan fisik untuk Mayka. Aktivitasnya di sana juga membantu membangun stamina dan konsentrasi. Jadi prosesnya tidak hanya dilakukan di dalam mobil reli,” katanya.
Prestasi di Pasuruan pun menjadi salah satu indikator perkembangan Mayka. Podium juara Kelas R3 dan posisi terdepan di Grup R bersama sang ayah menambah jam terbang sekaligus pengalaman menghadapi tekanan kompetisi sebenarnya.
Namun, Rifat tidak ingin terburu-buru. Baginya, perjalanan Mayka masih panjang. Setiap seri harus menjadi ruang belajar untuk memperbaiki kemampuan sekaligus memahami seluk-beluk motorsport secara menyeluruh.
Bagi keluarga Sungkar, kemenangan di Sirkuit Bhayangkara memiliki makna lebih besar dari sekadar angka di papan klasemen. Capaian tersebut menjadi bagian dari upaya meneruskan estafet keluarga Sungkar di dunia motorsport Indonesia.
Melalui The Legend Continues, Rifat ingin memastikan regenerasi berlangsung secara bertahap dan terukur. Pengalaman, disiplin serta pemahaman terhadap seluruh aspek perlombaan menjadi bekal penting sebelum Mayka melangkah lebih jauh di dunia reli.
Rifat juga menyampaikan apresiasi kepada Telkomsel, BRI dan Belkote yang terus memberikan dukungan kepada tim. Menurutnya, dukungan tersebut menjadi salah satu kekuatan penting dalam perjalanan Team RS-Telkomsel 5G sekaligus menopang proses regenerasi yang tengah dijalankan.
“Terima kasih dan apresiasi kami kepada Telkomsel, BRI dan Belkote atas dukungan luar biasa yang diberikan. Dukungan ini menjadi bahan bakar utama bagi perjalanan dan kesuksesan tim,” pungkas Rifat.

Post a Comment