DFSK E5 Plus Resmi Mendarat di Bali, Hybrid Premium Tujuh Penumpang Ini Dibanderol Mulai Rp494 Juta

SA


Megatrend- Bali menjadi destinasi berikutnya dalam ekspansi DFSK E5 Plus di Indonesia. Setelah lebih dulu hadir di sejumlah kota besar, SUV plug-in hybrid tujuh penumpang tersebut kini resmi diperkenalkan kepada konsumen Pulau Dewata melalui regional launch yang berlangsung di Living World Bali pada 22-28 September 2026.

Mengusung konsep*"Electric for Daily, Hybrid for Journey"*, DFSK E5 Plus ditujukan untuk konsumen yang membutuhkan kendaraan ramah lingkungan untuk mobilitas harian, namun tetap fleksibel saat diajak bepergian jarak jauh. [

Menariknya, selama periode peluncuran regional di Bali, DFSK menawarkan E5 Plus dengan harga Rp534 juta OTR. Bahkan, lima konsumen pertama berkesempatan mendapatkan harga spesial Rp494 juta OTR.

Menurut Cing Hok Rifin, Director of Sales Center PT Sokonindo Automobile, Bali dinilai sebagai pasar yang sangat relevan untuk E5 Plus karena karakter mobilitas masyarakatnya yang membutuhkan kendaraan nyaman untuk penggunaan harian sekaligus perjalanan antarkawasan.

Kabin Premium untuk Tujuh Penumpang

Salah satu daya tarik utama DFSK E5 Plus ada pada kabinnya. SUV ini mengusung konfigurasi tujuh penumpang dengan captain seat yang memberikan kenyamanan lebih bagi penumpang baris kedua. Tak hanya itu, tersedia pula fitur ventilated seat untuk baris depan dan kedua yang cukup jarang ditemui di kelasnya.

Atmosfer premium di dalam kabin semakin terasa berkat layar hiburan belakang berukuran 15,6 inci yang dipadukan sistem audio 13 speaker. Sementara sistem infotainment berbasis Snapdragon 8155 dan asisten suara berbahasa Indonesia bernama Sera menjadi nilai tambah untuk kemudahan interaksi pengemudi dan penumpang.

ADAS Level 2 dan Fitur Parkir Otomatis

Dari sisi teknologi keselamatan, DFSK tidak main-main. E5 Plus telah dibekali 18 fitur Advanced Driver Assistance System (ADAS) Level 2, termasuk Adaptive Lane Change Assist (ALCA) dan Automatic Parking Assist yang membantu proses parkir secara otomatis.

SUV ini juga menawarkan fitur Vehicle-to-Load (V2L) yang memungkinkan mobil berfungsi sebagai sumber listrik eksternal. Fitur tersebut sangat relevan untuk aktivitas luar ruang maupun kebutuhan darurat ketika membutuhkan suplai daya tambahan.

Fokus pada Kenyamanan Berkendara

Untuk urusan dinamika berkendara, DFSK E5 Plus dibekali suspensi independen di depan dan belakang yang dipadukan teknologi Frequency Selective Damping (FSD). Kombinasi tersebut diklaim mampu menjaga kenyamanan saat melintasi jalan perkotaan maupun rute jarak jauh dengan kondisi permukaan yang beragam.

Dengan karakter jalan yang bervariasi serta destinasi wisata yang tersebar di berbagai wilayah Bali, kemampuan tersebut menjadi salah satu aspek yang cukup penting bagi calon pemilik SUV keluarga premium.

Diproduksi di Indonesia

DFSK juga menegaskan bahwa pengembangan E5 Plus didukung fasilitas manufaktur mereka di Cikande, Serang, Banten. Pabrik tersebut mencakup proses stamping, welding, painting hingga assembly dengan tingkat otomasi yang diklaim mencapai 95 persen pada proses stamping dan 90 persen pada proses painting. [

Setiap unit juga melewati proses End-of-Line Inspection serta pemeriksaan akhir sebelum didistribusikan ke konsumen. Hal ini menjadi bagian dari upaya DFSK menjaga konsistensi kualitas produk yang dipasarkan di Indonesia maupun pasar regional.

Perkuat Jaringan di Pulau Dewata

Ekspansi E5 Plus di Bali didukung oleh kemitraan antara DFSK dan PT Bevos Auto Mandiri, dealer yang telah bekerja sama dengan DFSK sejak 2019. Menurut Hartono Kurniawan, Owner PT Bevos Auto Mandiri, pasar Bali kini semakin terbuka terhadap kendaraan yang menawarkan teknologi modern, efisiensi, dan kenyamanan berkendara yang lebih baik.

Dengan kombinasi teknologi PHEV, fitur premium, serta jaringan dealer dan layanan purnajual yang terus berkembang, DFSK berharap E5 Plus dapat menjadi salah satu pilihan baru bagi konsumen yang ingin beralih ke kendaraan elektrifikasi tanpa harus mengorbankan fleksibilitas penggunaan sehari-hari.

Post a Comment

Previous Post Next Post