![]() |
| Pamerindo |
Megatrend – Ajang IEE Series – Energy Week 2026 resmi digelar di JIExpo Kemayoran, Jakarta, pada 2–5 September 2026. Pameran terpadu ini menyatukan tiga pameran industri utama, yaitu Electric & Power Indonesia, The Battery Show Indonesia, dan Data Center Asia–Indonesia, sebagai wadah strategis memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam menghadapi tantangan transisi energi, komputasi kecerdasan buatan (AI), serta pengembangan infrastruktur digital berkelanjutan.
Transformasi Data Center dan Tantangan Era AI
Pesatnya pertumbuhan Artificial Intelligence (AI) dan exponential computing memicu perubahan besar pada kebutuhan arsitektur data center, mulai dari kapasitas komputasi, bandwidth, hingga sistem pendinginan canggih.
- Sinergi Pemangku Kepentingan: Chairman IDPRO, Hendra Suryakusuma, menegaskan perlunya strategi kolaborasi antara pemerintah, regulator, operator telekomunikasi, penyedia layanan cloud, dan lembaga pendidikan untuk membangun ekosistem digital nasional.
- Ketahanan Konektivitas: Perwakilan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), Denny Setiawan, menekankan pentingnya diversifikasi jalur konektivitas guna menciptakan infrastruktur digital yang andal dan tidak bergantung pada satu titik penghubung.
Pengembangan Talenta Digital dan Transfer Teknologi
Ketahanan ekosistem industri tidak hanya bergantung pada pembangunan fisik, tetapi juga kesiapan Sumber Daya Manusia (SDM). Lebih dari 72% penduduk Indonesia yang berusia di bawah 48 tahun menjadi modal demografi penting untuk memenuhi kebutuhan talenta industri.
- Jembatan Industri dan Akademisi: Chairul Hudaya dari Universitas Indonesia (UI) dan PJCI menilai perlunya profesional yang menjembatani hasil riset perguruan tinggi dengan kebutuhan nyata sektor industri agar proses transfer teknologi berjalan optimal.
- Penguatan Kurikulum: Dewan Pengarah BRIN, Prof. Marsudi Wahyu Kisworo, menyerukan pembaruan kurikulum pendidikan tinggi guna mencetak talenta ahli di bidang keamanan siber, data science, dan AI.
Ekosistem Baterai Terintegrasi dan Transisi Energi
Pertumbuhan infrastruktur digital berkapasitas besar menuntut pasokan listrik yang stabil dan ramah lingkungan. Hal ini mendorong pentingnya keterkaitan antara teknologi energi terbarukan, sistem kelistrikan fleksibel, dan industri penyimpanan baterai.
- Siklus Hidup Baterai: Chairman IdBattery, Niko Chandra, menjelaskan bahwa pengembangan industri baterai domestik harus memperhitungkan seluruh siklus hidup produk—mulai dari pasokan bahan baku, proses manufaktur, efisiensi penggunaan, hingga daur ulang—seraya meningkatkan tingkat komponen dalam negeri (TKDN) secara kompetitif.
- Kemitraan Strategis: Managing Director Pioneer Consulting Asia-Pacific, Vital Patel, menambahkan bahwa kompleksitas ekosistem industri saat ini mengharuskan setiap pelaku usaha untuk membangun kemitraan strategis.
Penyelenggaraan IEE Series – Energy Week 2026 oleh PT Pamerindo Indonesia ini diharapkan dapat menghasilkan rekomendasi kebijakan dan melahirkan peluang kemitraan baru guna mendorong kemandirian industri nasional.

Post a Comment