![]() |
| Mediaone |
Megatrend– Pameran otomotif terbesar di Jawa Barat, GIIAS Bandung 2026, resmi dibuka Rabu (9/9/2026) di Sudirman Grand Ballroom, Bandung. Peresmian dihadiri jajaran penting, mulai dari Asisten Perekonomian dan Pembangunan Provinsi Jawa Barat, Sumasna, hingga Ketua Harian sekaligus Ketua Penyelenggara Pameran dan Konferensi GAIKINDO, Anton Kumonty.
Dukungan Pemerintah
Dalam sambutannya, Sumasna menegaskan dukungan penuh Pemprov Jawa Barat terhadap industri otomotif. Pertumbuhan ekonomi Jawa Barat tercatat 5,73 persen pada Triwulan II 2026, dengan ekspor kendaraan mencapai USD 5,06 miliar atau 21,63 persen dari total ekspor nonmigas. Sebagai bentuk insentif, pemerintah memberikan diskon 10 persen bea balik nama kendaraan bermotor untuk penyerahan pertama serta diskon 10 persen pajak kendaraan bermotor tahunan melalui Kios-K.
Partisipasi Merek
Anton Kumonty menyebutkan, tahun ini GIIAS Bandung menghadirkan 19 merek kendaraan bermotor, terdiri dari 16 merek mobil penumpang dan 3 merek sepeda motor. Deretan merek mobil penumpang antara lain: BAIC, BYD, Changan, Chery, Daihatsu, GAC AION, Honda, iCar, Jetour, KIA, Mazda, Omoda Jaecoo, Suzuki, Toyota, Vinfast, dan Wuling. Sementara kategori roda dua diisi oleh Royal Enfield, Scomadi, dan Triumph. Tak ketinggalan, 11 merek industri pendukung turut meramaikan pameran.
Harga Tiket
Pengunjung bisa membeli tiket secara online melalui aplikasi Auto360 atau langsung di lokasi.
Weekdays: Rp 15.000 (online) / Rp 20.000 (booth)
Weekends: Rp 25.000 (online) / Rp 30.000 (booth)
Sponsor Utama
Keseruan GIIAS Bandung 2026 semakin lengkap dengan hadirnya sponsor besar. Astra Credit Companies (ACC) dan Toyota Astra Finance (TAF) kembali menjadi Platinum Financial Partner. Dukungan juga datang dari EV Ecosystem Powered by PLN Mobile, Superchallenge, dan Berkah Event.
Magnet Ekonomi
Dengan dukungan pemerintah, partisipasi merek global, serta sponsor besar, GIIAS Bandung 2026 dipastikan menjadi magnet utama bagi industri otomotif Jawa Barat sekaligus memperkuat kontribusi terhadap perekonomian nasional.

Post a Comment