![]() |
| IEI |
Megatrend – Indomobil eMotor Sprinto mendapat apresiasi di ajang Anugerah Ekonomi Hijau 2026 yang digelar detikcom. Penghargaan ini diberikan atas komitmen Indomobil eMotor dalam mendorong mobilitas perkotaan yang lebih berkelanjutan melalui kendaraan listrik roda dua.
Penghargaan tersebut diserahkan dalam prosesi Anugerah Ekonomi Hijau 2026 di Gedung Bank Mega, Jakarta, Kamis (3/9/2026) malam. Ajang ini memberikan apresiasi kepada perusahaan dan lembaga yang dinilai konsisten memberikan dampak positif terhadap lingkungan, masyarakat, dan perekonomian melalui prinsip keberlanjutan.
CEO PT Indomobil Emotor Internasional (IEI), Pius Wirawan, menyebut penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi pihaknya untuk terus mengembangkan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia.
“Penghargaan yang akhirnya hadir di Sprinto ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus menghadirkan solusi mobilitas yang relevan dengan kebutuhan masyarakat Indonesia, sekaligus berkontribusi terhadap perkembangan ekosistem kendaraan listrik yang semakin berkelanjutan,” ujar Pius.
Indomobil eMotor Sprinto Andalkan Motor 3,5 kW
Indomobil eMotor Sprinto sendiri merupakan skuter listrik yang ditujukan untuk kebutuhan mobilitas harian, khususnya di kawasan perkotaan. Motor listrik ini menggabungkan performa, teknologi, dan kepraktisan sebagai kendaraan sehari-hari.
Untuk performanya, Sprinto dibekali motor listrik berdaya 3,5 kW dengan torsi instan yang diklaim mencapai 195 Nm. Pengendara juga mendapatkan tiga pilihan mode berkendara, yakni Comfort, Sport, dan Boost.
Soal jarak tempuh, Sprinto diklaim mampu melaju hingga 110 kilometer dalam sekali pengisian daya.
Menariknya, sektor konektivitas juga menjadi salah satu fitur yang ditawarkan. Panel instrumen digital Sprinto telah terintegrasi dengan Android Auto dan Apple CarPlay, sehingga pengendara dapat mengakses fungsi konektivitas smartphone saat berkendara.
Sprinto Dirakit Lokal, TKDN 50 Persen
Bukan hanya soal produk, Indomobil eMotor juga membawa komitmen terhadap penguatan industri kendaraan listrik dalam negeri.
Sprinto bersama lini produk Indomobil eMotor lainnya dirakit secara lokal di fasilitas PT National Assemblers, Cakung, Jakarta Timur. Produk tersebut juga telah mengantongi sertifikasi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) sebesar 50 persen.
Dari sisi layanan, Indomobil eMotor saat ini didukung 155 dealer resmi yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Jaringan tersebut mencakup dukungan servis, ketersediaan suku cadang, hingga layanan purnajual.
Pius menegaskan bahwa pengembangan kendaraan listrik menurutnya tidak cukup hanya mengandalkan produk. Industri, teknologi, jaringan layanan, serta kemudahan akses masyarakat terhadap kendaraan listrik juga menjadi bagian dari ekosistem yang perlu diperkuat.
Melalui penghargaan Anugerah Ekonomi Hijau 2026, Indomobil eMotor menilai Sprinto bukan sekadar kendaraan listrik, tetapi juga bagian dari upaya membangun mobilitas berkelanjutan melalui pengembangan produk, industri lokal, dan jaringan layanan.

Post a Comment