Bukan Cuma Jualan Mobil, Hyundai Perluas Program Edukasi 'JUMP School' Hingga ke Surabaya!

 
HMID

 
 
 
Megatrend – Pabrikan otomotif asal Korea Selatan, PT Hyundai Motors Indonesia (HMID), kembali membuktikan bahwa eksistensi mereka di Tanah Air bukan sekadar jualan mobil dan kendaraan listrik saja. Sejalan dengan visi global mereka, "Progress for Humanity", Hyundai terus menancapkan komitmen di bidang pendidikan lewat program Hyundai JUMP School Indonesia.

Memasuki tahun ketiganya (Batch 3), program CSR (Corporate Social Responsibility) andalan Hyundai ini makin "ngegas" dengan memperluas jangkauan dan kolaborasi. Kabar terbarunya, program ini sekarang resmi masuk ke Surabaya!

Ekspansi ke Kota Pahlawan, Gandeng Kampus ITS

Setelah sukses menggandeng Universitas Indonesia (UI) Jakarta pada Batch 1 (September 2024) dan Institut Teknologi Bandung (ITB) pada Batch 2 (Oktober 2025), kini giliran Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya yang diajak bergabung sebagai mitra universitas terbaru.

President Director PT Hyundai Motors Indonesia, Kenny Lee, mengungkapkan kebanggaannya atas perkembangan program ini.

"Memasuki tahun ketiganya, Hyundai JUMP School Indonesia terus mencerminkan keyakinan kami bahwa sebuah kemajuan akan semakin bermakna ketika mampu memberikan dampak positif bagi sesama. Tahun ini, kami bangga menyambut ITS di Surabaya, yang bergabung bersama UI dan ITB. Kami berharap dampak positif yang tercipta dapat terus berlanjut melampaui setiap batch," ujar Kenny Lee.

Di Batch ke-3 ini, Hyundai telah memilih 100 mahasiswa relawan (volunteer) yang terdiri dari 40 mahasiswa UI, 30 mahasiswa ITB, dan 30 mahasiswa ITS. Ratusan mahasiswa ini nantinya bakal turun gunung secara langsung ke 20 pusat pembelajaran dan sekolah yang tersebar di Jakarta, Bandung, dan Surabaya.

Mentoring Dua Arah: Belajar Sambil Menginspirasi

Lalu, apa sih kegiatan mereka? Konsep JUMP School ini pada dasarnya adalah mentoring kolaboratif. Para mahasiswa akan rutin memberikan bimbingan belajar dan dukungan emosional buat adik-adik siswa di sekolah.

Namun, bukan cuma siswa sekolah yang diuntungkan. Para mahasiswa relawan ini juga nggak dilepas begitu saja. Mereka turut mendapatkan bimbingan intensif dari para mentor profesional—termasuk para karyawan Hyundai—untuk mengembangkan skill kepemimpinan, komunikasi, kepedulian sosial, dan persiapan dunia kerja. Simbiosis mutualisme yang keren, bukan?

Hingga masuk ke Batch 3 ini, tercatat Hyundai JUMP School Indonesia sudah merangkul total 250 mahasiswa relawan dan sukses memberikan manfaat kepada tak kurang dari 1.400 siswa sekolah sejak pertama kali diluncurkan di Indonesia.

Diapresiasi Pihak Kampus

Kehadiran program Hyundai ini tentu disambut hangat oleh dunia akademis. Direktur Kemahasiswaan UI Dadan Erwandi, Direktur Kemahasiswaan ITB Muhamad Insanu, serta Wakil Rektor ITS Nurul Widiastuti sepakat bahwa inisiatif ini sangat penting.

Ketiganya menilai bahwa pengalaman terjun langsung ke masyarakat ini membuat mahasiswa tidak hanya jago secara teori akademis di dalam kelas, tetapi juga punya empati, kepemimpinan, dan rasa tanggung jawab sosial yang tinggi.

Sebagai informasi, Hyundai JUMP School ini awalnya lahir di Korea Selatan pada tahun 2013 silam. Seiring berjalannya waktu, program inspiratif ini terus "diekspor" ke berbagai negara, termasuk Vietnam dan tentu saja, Indonesia. Well done, Hyundai!

Post a Comment

Previous Post Next Post