![]() |
| AR |
Megatrend– Aprilia Racing menjalani Sabtu yang penuh drama di Pertamina Mandalika International Circuit. Dari peluang menang hingga insiden di Tikungan 1, semua terjadi di Sprint Race Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026.
Jorge Martin yang start dari posisi kelima langsung tancap gas dan memimpin balapan. Namun mimpi kemenangan buyar menjelang akhir lomba. Masalah tekanan ban depan membuatnya kehilangan ritme dan harus merelakan posisi terdepan. Juara dunia bertahan itu akhirnya finis keempat.
Nasib lebih sial dialami Marco Bezzecchi. Balapan sprint-nya berakhir terlalu cepat setelah terlibat kontak di Tikungan 1 sesaat setelah start. Beruntung pembalap Italia itu tidak cedera, namun harus mengakhiri balapan lebih awal dengan kekecewaan.
Kabar baik justru datang dari tim satelit. Ai Ogura dari SuperFile Trackhouse MotoGP Team tampil impresif dan membawa RS-GP26 naik podium di posisi kedua. Rekan setimnya, Raul Fernandez, bahkan tampil menggila di kualifikasi dengan merebut pole position lewat catatan waktu 1:28,852.
“Sayang sekali, hari ini kami kehilangan peluang untuk menang. Kecepatan kami ada, saya bisa mengendalikan jarak, tapi masalah tekanan ban depan menjadi awal semuanya,” ujar Martin. Bezzecchi menambahkan, “Saat start kami semua berdesakan. Ini mengecewakan, tapi Grand Prix masih menanti.” Sementara itu, Direktur Teknis Fabiano Sterlacchini mengakui tim harus menyiapkan margin lebih besar untuk kondisi lembab Mandalika. “Kecepatan kami ada, dan kami yakin keempat pembalap bisa menjalani balapan dengan baik besok,” tegasnya.

Post a Comment