![]() |
| WWR |
Megatrend– VinFast tancap gas perluas jaringan motor listrik di Asia Tenggara. Pabrikan asal Vietnam ini mengumumkan paket insentif khusus hingga US$60.000 atau sekitar Rp 990 jutaan untuk setiap showroom e-motorcycle baru yang dibuka mitra diler di Indonesia dan Filipina.
Program ini berlaku untuk showroom baru yang dibuka hingga 31 Desember 2026. Tujuannya jelas, membantu pelaku bisnis lokal memanfaatkan booming pasar motor listrik, sekaligus bikin e-motorcycle VinFast makin mudah diakses konsumen.
Rinciannya, mitra diler akan mendapat dukungan hingga US$40.000 per lokasi, tergantung ukuran showroom, luas lantai, dan standar diler. Ada bonus tambahan hingga US$5.000 per lokasi jika showroom dibuka sebelum 31 Oktober 2026. Bahkan, mitra yang membuka tiga gerai atau lebih akan dapat insentif ekstra hingga US$15.000 per lokasi.
“Tidak hanya menciptakan peluang bisnis baru, tapi juga mendorong konsumen beralih ke transportasi yang lebih hijau,” tulis VinFast dalam keterangannya.
Tidak sekadar uang, VinFast juga menjanjikan dukungan komprehensif, mulai dari konsultasi bisnis, strategi pemasaran, hingga pelatihan profesional. Standar identitas merek, desain showroom, SOP, dan layanan pelanggan akan dijaga agar seragam di seluruh jaringan.
Mitra yang bergabung akan memasarkan lini awal VinFast yang terdiri dari Evo, Feliz II, dan Viper, yang sudah mengusung teknologi penukaran baterai yang diklaim aman dan ramah lingkungan. Jaringan layanan dan garansi juga terus diperluas.
Vo Thi Cam Tu, Managing Director of VinFast E-scooter Overseas Markets, menegaskan ekspansi jaringan diler adalah kunci strategi ekosistem e-motorcycle internasional. “Kami ingin menjalin kemitraan dengan pelaku bisnis yang punya visi jangka panjang sejalan dalam mendorong mobilitas hijau. Mulai dari pengembangan showroom hingga pelayanan konsumen, kami akan kerja sama erat membangun jaringan yang lebih kuat,” ujarnya.
Per September 2026, VinFast telah memiliki 63 showroom e-motorcycle yang beroperasi di Indonesia dan Filipina. Perusahaan menargetkan ratusan showroom di kedua pasar tersebut hingga akhir 2026, sebagai bagian dari ambisi membawa kendaraan listrik lebih dekat ke konsumen Asia Tenggara.

Post a Comment