![]() |
| SIS |
Megatrend — Menandai peringatan Hari Anak Nasional yang jatuh pada 23 Juli 2026, PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) kembali menunjukkan komitmen keberlanjutannya terhadap pelestarian lingkungan. Melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) unggulannya, Clean Up the World 2026, Suzuki mengajak 125 peserta—terdiri dari pelajar, guru, pemerintah daerah, hingga dealer lokal—untuk membersihkan kawasan Pantai Apeng Sembeka di Pulau Sangihe, Sulawesi Utara.
Memasuki tahun ke-15 penyelenggaraannya, program ini mengusung tema "Menjaga Beranda Utara Indonesia". Pemilihan Pulau Sangihe sebagai pusat kegiatan bukan tanpa alasan. Sebagai salah satu wilayah paling utara Indonesia yang berbatasan langsung dengan negara tetangga, kawasan ini kerap menghadapi tantangan sampah laut (marine debris) yang terbawa arus maupun aktivitas pesisir, padahal menyimpan potensi wisata bahari yang luar biasa.
Department Head Suzuki Marine PT SIS, Aceng Ulumudin, menegaskan bahwa aksi ini ditujukan sebagai bentuk investasi lingkungan bagi generasi penerus bangsa.
"Melalui Clean Up The World, Suzuki turut mendukung gerakan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe, yaitu 'Keep Sangihe Beautiful'. Kami menekankan pentingnya menjaga kebersihan laut sebagai investasi bagi generasi muda yang akan mewarisi alam Indonesia di masa depan. Maka dari itu, kami melibatkan para pelajar untuk mendapat pengalaman langsung menjaga lingkungan," ujar Aceng.
Edukasi Dini dan Aksi Nyata Kumpulkan Ratusan Kilogram Sampah
Kegiatan diawali dengan momen menyentuh melalui pembacaan "Pesan Anak Sangihe untuk Laut Kami", sebuah ikrar dan komitmen dari perwakilan pelajar tentang pentingnya menjaga laut sebagai sumber kehidupan. Agenda kemudian dilanjutkan dengan mini workshop mengenai pemilahan jenis sampah serta bahaya dampak sampah plastik bagi ekosistem bahari.
Usai sesi edukasi, seluruh peserta bergerak bersama menyisir garis Pantai Apeng Sembeka sepanjang kurang lebih 1 kilometer. Aksi gotong royong ini berhasil mengumpulkan lebih dari 100 kilogram sampah, yang didominasi oleh limbah plastik, kemasan sekali pakai, serta sampah anorganik lainnya.
Guna mendukung keberlanjutan kebersihan pantai di masa mendatang, Suzuki juga menyerahkan bantuan fasilitas serta perlengkapan kebersihan kepada pemerintah dan warga setempat.
Bagian dari Gerakan Lingkungan Global Suzuki
Program Clean Up the World sendiri merupakan bagian dari inisiatif pelestarian lingkungan global Suzuki Motor Corporation yang hingga kini telah menjangkau dan melibatkan lebih dari 29.000 peserta di seluruh dunia. Di Indonesia, aksi ini rutin digelar setiap tahun sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan dalam membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga ekosistem pesisir.
"Upaya Suzuki dalam menjaga lingkungan benar-benar diterapkan secara konsisten dan nyata. Harapannya, langkah kecil ini bisa memberi dampak besar dan menjadi bagian dari gerakan berkelanjutan untuk Indonesia yang lebih bersih dan lestari," tutup Aceng.

Post a Comment