OMODA O4 Bikin Kabin Makin Personal, AI Bisa Belajar dari Kebiasaan Pengemudi

 

OJ



Megatrend — Bayangkan masuk ke mobil tanpa perlu berulang kali mengatur berbagai fitur. Sistem kendaraan sudah mengenali kebiasaan, memahami situasi, bahkan menyesuaikan sejumlah fungsi kabin berdasarkan pola penggunaan pemiliknya.


Konsep tersebut coba diwujudkan OMODA & JAECOO melalui AI Cockpit yang dibenamkan pada OMODA O4. Teknologi ini dirancang bukan sekadar sebagai sistem infotainment, tetapi sebagai ruang cerdas yang dapat semakin memahami kebiasaan, kebutuhan, dan preferensi penggunanya.


Setelah diperkenalkan dalam ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026, OMODA & JAECOO kembali menegaskan arah pengembangan teknologi pintarnya melalui OMODA O4. AI Cockpit dikembangkan dengan dukungan Large Language Model (LLM) dari ByteDance Seed dan dilengkapi 10 AI Agent yang dapat berkoordinasi untuk menghadirkan pengalaman berkendara yang lebih personal.


Sistem tersebut mengusung arsitektur full-stack iterative, sehingga kemampuannya dapat terus dikembangkan melalui pembaruan Over-the-Air (OTA). AI Cockpit juga mendukung interaksi dalam lima bahasa serta mencakup sejumlah fungsi, mulai dari perintah suara, pengaturan personal, hingga ekosistem konten.


Salah satu kemampuan yang menjadi sorotan adalah scenario memory. Fitur ini memungkinkan sistem mengenali pola penggunaan berdasarkan waktu, lokasi, dan situasi tertentu.


Sebagai contoh, ketika pengguna memiliki kebiasaan berolahraga setiap akhir pekan bersama dua penumpang, sistem dapat mengenali pola tersebut dan secara otomatis mengarahkan navigasi menuju lokasi olahraga.


Setelah pengguna kembali ke kendaraan, kabin juga dapat melakukan sejumlah penyesuaian. AC diarahkan agar tidak langsung mengenai tubuh, ventilasi kursi ditingkatkan, sementara pemurni udara diaktifkan dengan intensitas lebih tinggi.


Tak hanya soal kenyamanan, AI Cockpit juga membawa unsur hiburan dan emosional. Ketika pengguna terjebak kemacetan, teknologi AI voiceprint cloning dapat memutar pesan yang direkam oleh keluarga atau teman. Di layar tengah, pengguna juga dapat berinteraksi dengan AI-generated pet yang mampu merespons sentuhan dengan gerakan seperti berkedip dan berguling.


Untuk pengoperasian kendaraan, pengguna cukup memberikan satu perintah suara untuk menjalankan beberapa fungsi sekaligus. Misalnya menutup jendela, menyalakan AC, mengaktifkan ventilasi kursi, memutar musik, sekaligus mengatur ambient lighting.


Kemampuan berbasis suara juga diterapkan pada sistem navigasi. AI Cockpit dapat memahami lokasi berdasarkan deskripsi umum maupun landmark, kemudian menyusun rute dengan beberapa tujuan sekaligus dengan mempertimbangkan preferensi pengguna dan kondisi lalu lintas secara real-time.


Personalisasi turut diperluas melalui kemampuan membuat nickname untuk berinteraksi dengan sistem. Pengguna juga dapat menghasilkan AI wallpaper secara real-time hanya dengan menyebutkan kata kunci mengenai gaya atau suasana yang diinginkan, mulai dari tema cyberpunk mecha hingga lanskap alam.


Ekosistem kontennya mencakup rekomendasi playlist berdasarkan konteks, informasi berita dan skor olahraga terkini, hingga voice-driven quiz games untuk menemani pengguna ketika terjebak macet atau sedang mengisi daya.


Seluruh kemampuan tersebut dikembangkan berdasarkan empat pilar, yakni Better Intent Understanding, Better Understanding of User Habits, Better Understanding of Emotions, dan Better Understanding of Trends.


Melalui pendekatan itu, OMODA & JAECOO ingin menjadikan AI Cockpit sebagai lebih dari sekadar antarmuka kendaraan. Sistem tersebut diarahkan untuk terus belajar dan berkembang melalui roadmap yang dimulai dari AI Interactive Cockpit, kemudian menuju Globally Intelligent Cockpit, hingga AI Life Companion Cockpit.


Pengembangan OMODA O4 juga menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam menghadirkan mobilitas cerdas melalui konsep “The First AI Car for Everyone”. Kendaraan ini diarahkan untuk mendukung kreativitas, konektivitas, serta ekspresi diri melalui konsep Cyber Verse.


Di luar teknologi kabin, OMODA & JAECOO juga mempercepat penerapan teknologi intelligent driving di berbagai pasar global. Salah satunya melalui JAECOO J7 SHS-P SIVP yang menjadi bagian dari strategi intelligent mobility perusahaan.


Pengembangan teknologi tersebut berjalan bersamaan dengan ekspansi kendaraan elektrifikasi OMODA & JAECOO yang mencakup plug-in hybrid electric vehicle (PHEV), hybrid electric vehicle (HEV), hingga battery electric vehicle (BEV), serta pengembangan sistem intelligent driving dan intelligent cockpit.


Saat ini, OMODA & JAECOO telah hadir di 77 pasar global, termasuk 22 negara di Eropa.

Post a Comment

Previous Post Next Post