![]() |
| VF |
Megatrend – VinFast menghadirkan kalkulator Total Cost of Ownership (TCO) untuk membantu konsumen mengetahui biaya kepemilikan kendaraan dalam jangka panjang.
Perangkat berbasis web ini memungkinkan calon pembeli membandingkan biaya kendaraan listrik dengan mobil bermesin bensin, bahkan dengan kendaraan listrik dari merek lain.
Kalkulator TCO tersebut tidak hanya menghitung harga beli kendaraan. Pengguna juga bisa melihat estimasi biaya pembiayaan, energi, hingga perawatan selama periode kepemilikan.
VinFast menilai informasi tersebut penting karena harga kendaraan bukan satu-satunya komponen yang menentukan besarnya pengeluaran selama memiliki mobil.
“Dengan membuat perhitungan yang lebih mudah dan transparan dapat membantu meyakinkan banyak konsumen untuk beralih ke kendaraan listrik,” tulis VinFast dalam keterangannya.
Bisa Disesuaikan dengan Kebiasaan Berkendara
Penggunaan kalkulator TCO dibuat cukup sederhana. Konsumen hanya perlu memasukkan sejumlah informasi seperti model kendaraan, jarak tempuh bulanan, pilihan kepemilikan baterai, serta estimasi lama kepemilikan.
Selanjutnya, kalkulator akan memberikan proyeksi biaya yang disesuaikan dengan data tersebut.
Hasil perhitungan mencakup estimasi cicilan atau pembayaran bulanan, biaya energi, hingga total biaya kepemilikan selama periode yang dipilih.
Pengguna juga dapat melihat potensi penghematan jika menggunakan kendaraan listrik dibandingkan kendaraan bermesin konvensional yang setara.
Contoh Penghitungan di Indonesia
VinFast memberikan simulasi untuk konsumen di Indonesia.
Dalam contoh tersebut, konsumen memilih MPV 7-seater dengan skema battery subscription dan menempuh jarak sekitar 2.000 km per bulan selama lima tahun.
Hasil perhitungan menunjukkan total biaya kepemilikan kendaraan listrik sebesar Rp369.093.900.
Sementara kendaraan berbahan bakar bensin yang dianggap sebanding diperkirakan membutuhkan biaya sekitar Rp467 juta untuk periode yang sama.
Dengan demikian, terdapat potensi penghematan sekitar Rp97.906.100 atau 21 persen selama lima tahun.
Besarnya penghematan tentunya dapat berbeda tergantung jarak tempuh, lama kepemilikan, harga energi, biaya perawatan, skema pembiayaan, serta model kendaraan yang dibandingkan.
Harga Beli Bukan Satu-satunya Pertimbangan
VinFast melihat perhitungan TCO sebagai salah satu cara untuk membantu konsumen memahami biaya kendaraan secara lebih menyeluruh.
Pasalnya, kendaraan listrik umumnya memiliki biaya operasional lebih rendah, tetapi harga pembelian awal pada sejumlah model masih bisa lebih tinggi dibandingkan mobil bermesin konvensional.
Dalam kondisi tersebut, biaya energi dan perawatan yang lebih rendah selama masa penggunaan berpotensi mengurangi selisih biaya awal.
Kalkulator TCO juga dapat digunakan sebagai alat perencanaan keuangan bagi rumah tangga, pengguna komuter, maupun konsumen komersial sebelum membeli kendaraan.
Sejumlah riset turut menunjukkan bahwa penyajian informasi mengenai total biaya kepemilikan dapat memengaruhi pertimbangan konsumen dalam memilih kendaraan.
Studi Deloitte 2026 Global Automotive Consumer Study, misalnya, mencatat 52 persen konsumen di Amerika Serikat yang mempertimbangkan kendaraan listrik menyebut biaya bahan bakar lebih rendah sebagai motivasi utama.
Di sisi lain, 40 persen responden menyebut total biaya kendaraan masih menjadi salah satu kekhawatiran terbesar.
Melalui kalkulator TCO, VinFast ingin memberikan gambaran biaya yang lebih personal kepada konsumen. Dengan begitu, calon pembeli tidak hanya melihat harga kendaraan saat transaksi, tetapi juga dapat memperkirakan pengeluaran selama mobil tersebut digunakan.
Pendekatan ini sekaligus mengubah klaim mengenai efisiensi kendaraan listrik menjadi angka yang bisa dihitung berdasarkan kebutuhan dan pola penggunaan masing-masing konsumen.

Post a Comment