Dari 1926 hingga 2026, Wiper Bosch Terus Berinovasi Demi Keselamatan Pengguna Jalan

BP


Memperingati satu abad teknologi wiper, Bosch menegaskan pentingnya visibilitas dalam keselamatan berkendara melalui inovasi, edukasi, dan kampanye keselamatan jalan.


Megatrend – Ketika hujan turun, perhatian pengemudi biasanya tertuju pada jalan yang licin, kemacetan, atau kendaraan di sekitar. Namun, ada satu komponen yang sering luput dari perhatian meski memiliki peran krusial dalam keselamatan berkendara, yakni wiper kaca depan.

Bagi Bosch, komponen sederhana tersebut menyimpan perjalanan panjang inovasi yang tahun ini genap memasuki usia 100 tahun. Sejak pertama kali menghadirkan teknologi wiper pada 1926, Bosch terus mengembangkan solusi yang membantu pengemudi mempertahankan visibilitas dalam berbagai kondisi cuaca dan perjalanan.

Momentum satu abad teknologi wiper Bosch menjadi pengingat bahwa keselamatan berkendara tidak selalu bergantung pada teknologi yang kompleks. Terkadang, keselamatan justru dimulai dari kemampuan pengemudi melihat jalan dengan jelas.



Bosch

Visibilitas, Faktor Dasar Keselamatan Berkendara

Dalam berkendara, hampir seluruh keputusan pengemudi berawal dari informasi visual. Kemampuan membaca kondisi lalu lintas, mengenali potensi bahaya, hingga menentukan respons yang tepat sangat bergantung pada kualitas pandangan ke depan.

Pengamat otomotif Institut Teknologi Bandung (ITB), Yannes Martinus Pasaribu, menjelaskan bahwa visibilitas merupakan elemen penting dalam keselamatan di jalan raya.

"Pengemudi mengambil keputusan berdasarkan apa yang mereka lihat. Karena itu, visibilitas yang baik menjadi bagian penting dalam membantu pengemudi membaca situasi dan mengambil keputusan lebih awal," ujarnya.

Menurut Yannes, hujan dapat meningkatkan risiko kecelakaan secara signifikan. Ketika kaca depan tertutup air, kabut, atau noda yang mengurangi kontras pandangan, kemampuan pengemudi untuk mendeteksi objek dan potensi bahaya menjadi berkurang.

Dalam kondisi seperti inilah peran wiper menjadi sangat penting. Fungsi utamanya bukan sekadar membersihkan air dari kaca depan, tetapi memastikan pengemudi tetap memiliki pandangan yang jelas sehingga dapat merespons situasi dengan cepat dan tepat.

Bosch

Satu Abad Inovasi untuk Mobilitas yang Lebih Aman

Bagi Bosch, perjalanan 100 tahun teknologi wiper mencerminkan filosofi perusahaan dalam mengembangkan inovasi yang berorientasi pada kebutuhan manusia.

Managing Director Bosch Indonesia, Pirmin Riegger, mengatakan bahwa teknologi harus memberikan manfaat nyata bagi kehidupan sehari-hari pengguna.

“Bagi Bosch, teknologi bukan hanya tentang menciptakan sesuatu yang baru. Melalui prinsip Invented for Life, kami ingin memastikan bahwa inovasi memberikan manfaat nyata bagi kehidupan manusia. Dalam mobilitas, hal tersebut berarti menghadirkan teknologi yang membantu membuat perjalanan menjadi lebih aman, sekaligus dapat diandalkan dalam berbagai kondisi,” ujar Pirmin.

Menurutnya, kebutuhan pengemudi memang terus berkembang seiring perubahan teknologi kendaraan. Namun, satu hal yang tidak berubah adalah kebutuhan akan sistem yang mampu menjaga visibilitas dan mendukung keselamatan selama perjalanan.

“Selama 100 tahun, kebutuhan pengemudi mungkin berkembang seiring perubahan kendaraan dan teknologi, tetapi satu hal tetap sama: manusia membutuhkan teknologi yang dapat diandalkan untuk membantu mereka berkendara dengan lebih aman,” tambahnya.


Meski memiliki peran penting, kondisi wiper sering kali tidak menjadi perhatian utama pemilik kendaraan. Padahal penurunan performa wiper biasanya terjadi secara bertahap dan sulit disadari.

Beberapa tanda yang umum muncul adalah sapuan yang meninggalkan bekas air, suara berdecit saat digunakan, gerakan yang tidak lagi mulus, atau adanya bagian kaca yang tidak tersapu secara sempurna.

Country Sales Director Bosch Mobility Aftermarket, Griselda Iwandi, menjelaskan bahwa perawatan wiper seharusnya menjadi bagian dari pemeriksaan rutin kendaraan.

“Idealnya, wiper diganti setiap enam bulan, tetapi kondisi penggunaan juga perlu diperhatikan. Pengemudi tidak perlu menunggu sampai wiper berhenti berfungsi. Ketika hasil sapuannya mulai menurun, itu sudah menjadi tanda untuk melakukan pemeriksaan dan penggantian,” kata Griselda.

Selain kondisi karet, faktor lain seperti kesesuaian ukuran, kualitas pemasangan, dan keaslian produk juga turut memengaruhi performa wiper dalam menjaga pandangan pengemudi saat hujan.


Bosch

Kolaborasi untuk Meningkatkan Kesadaran Keselamatan

Peringatan 100 tahun teknologi wiper Bosch tidak hanya menjadi momentum untuk menyoroti inovasi produk, tetapi juga memperkuat edukasi keselamatan berkendara.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan RI, Aan Suhanan, melalui Kasubdit Uji Kendaraan Bermotor Heri Prabowo, menegaskan bahwa keselamatan jalan merupakan tanggung jawab bersama yang melibatkan pemerintah, industri, dan masyarakat.

Menurutnya, keselamatan harus dijaga sepanjang siklus hidup kendaraan, mulai dari proses desain, produksi, registrasi, hingga masa operasional di jalan.

"Kegiatan seperti Bosch Safety Driving Campaign ini merupakan salah satu contoh konkret bagaimana kolaborasi antara pemerintah dan industri dapat memperkuat edukasi keselamatan kepada masyarakat luas," ujarnya.

Care for Sight, Wujud Kepedulian di Momentum 100 Tahun

Sebagai bagian dari perayaan satu abad teknologi wiper, Bosch juga menghadirkan program Care for Sight yang menekankan pentingnya visibilitas dalam keselamatan berkendara.

Melalui inisiatif tersebut, Bosch bekerja sama dengan Yayasan Tunas Bakti Nusantara (YTBN) untuk mendukung kesiapan kendaraan ambulans melalui kontribusi produk wiper.

Langkah ini menjadi simbol bahwa menjaga visibilitas bukan hanya penting bagi kendaraan pribadi, tetapi juga kendaraan yang memiliki peran vital dalam pelayanan masyarakat dan situasi darurat.

“Kontribusi tersebut tidak dimaksudkan sebagai solusi tunggal terhadap seluruh kebutuhan kendaraan darurat, melainkan sebagai bagian dari komitmen Bosch untuk terus mendorong kesadaran bahwa kesiapan kendaraan merupakan bagian dari ekosistem keselamatan yang lebih luas,” jelas Griselda.

Dari Teknologi Sederhana Menjadi Bagian Penting Keselamatan

Seratus tahun perjalanan teknologi wiper Bosch menunjukkan bahwa inovasi tidak selalu harus hadir dalam bentuk yang rumit. Komponen yang terlihat sederhana ini telah menjadi bagian penting dari jutaan perjalanan di seluruh dunia dengan membantu pengemudi menjaga visibilitas saat menghadapi hujan, kabut, maupun kondisi cuaca yang menantang.

Di tengah berkembangnya teknologi otomotif modern, Bosch meyakini bahwa keselamatan tetap dimulai dari hal-hal mendasar. Dan selama pengemudi masih membutuhkan pandangan yang jelas untuk berkendara dengan aman, peran wiper akan tetap menjadi bagian penting dari perjalanan mobilitas di masa depan.



Post a Comment

Previous Post Next Post